Cairan Anti Bocor dan Kebuntuan Pada Pentil Ban Tubeless

Ban tubeless termasuk ban yang memiliki nilai keamanan yang baik dibandingkan ban yang menggunakan ban dalam. Dan untuk memberi tingkat kenyamanan yang lebih baik, di pasaran tersedia beragam merek cairan anti bocor untuk ban tubeless. Tapi jangan lupa, cairan anti bocor pun hanya efektif untuk lubang kecil, jika kacang ijo sudah bisa lolos dari lubang, maka kemampuan cairan anti bocor perlu diuji lebih lanjut apakah sanggup menahan kebocoran atau tidak.


Pentil ban tubeless
Pentil ban tubeless


Hal lainnya berkenaan dengan ini, sadarkah Anda, biasanya setelah menggunakan kendaraan, bahkan Anda jarang memeriksa tekanan angin bukan? Pahamilah, bahwa jika tekanan angin berkurang maka cairan anti bocor tersebut akan seringkali menutupi pentil ban di bagian dalam. Ini pun terjadi dengan ban tubeless motor saya. Lakukan pemeriksaan tekanan angin secara rutin, ini juga membantu keawetan ban serta meningkatkan safety selama berkendara. Sesuaikan dengan berat beban dan kemampuan ban (tanyakan ke mekanik Anda untuk tekanan yang direkomendasikan).

Pentilnya sering tersumbat sehingga ban tidak bisa dipompa. Sebenarnya solusinya gampang, namun seringkali tukang angin di pinggir jalan tidak tahu solusinya. Oleh karena itu saya selama ini lebih sering ke bengkel ban khusus (ya khusus jual dan service ban).

Solusi pentil buntu pada ban tubeless:

  1. Buka tutup pentil, siapkan alat pembuka pentil. Semprotkan cairan penetran (banyak di pasaran)  pada pentil ban tubeless, biar beberapa saat agar bereaksi. Sehingga sumbat pentil bagian dalam bisa dibuka dengan mudah. Karena cairan anti bocor akan mengunci sumbat pentil.
  2. Kalau pentil bisa dibuka, tusukan paku sedang lebih kurang ukuran 7 cm untuk memastikan lubang di dasarnya tidak tersumbat, ketuk perlahan-lahan lubang yang tersumbat sampai sumbatan dari cairan anti bocor terkikis.
  3. Pasang kembali pentil ban, dan pompa/tiupkan angin kompressor.
  4. Tutup kembali pentil ban dengan tutup yang baik.
Mudah bukan?

Karena ban tubeless ini penanganannya agak khusus, tidak ada salahnya Anda selalu siapkan 1-2 set pentil tubeless  yang baru, karena tidak jarang karena kasus ini, pentil set nya rusak dan harus diganti. Dalam keadaan terpaksa, karena bisa terjadi pentil memang menjadi rusak dan tidak bisa difungsikan maka penggantian adalah jalan satu-satunya. Buat pengendara mobil mungkin mudah, tinggal ganti dengan ban cadangan, tapi kalau motor maka ini tentu menyulitkan. Hampir tidak pernah saya jumpai tukang tambal pinggir jalan memiliki part yang satu ini, lah untuk tambal bocor saja sudah menyeramkan karena mereka pakai karet cacing yang justru merusak ban.
Tapi urusan pentil rusak dan isi angin dalam keadaan darurat, maka memiliki cadangan pentil mungkin adalah solusi yang baik. Mudah-mudahan pengalaman ini bisa menjadi referensi buat Anda.


Postingan terkait: